Showing posts with label BMW. Show all posts
Showing posts with label BMW. Show all posts

Wednesday, July 6, 2011

Ubahan Total BMW Serie 5 Untuk Menjadi Yang Terbaik

Eleganitas memang menjadi ciri khas mobil-mobil keluaran BMW, tidak terkecuali bagi sebuah BMW Seri 5. Semua yang melekat pada mobil ini nampak begitu sempurna walau beberapa pemiliknya menginginkan sesuatu yang lebih. Ya....hal inilah yang dirasakan oleh Erfan hingga ia membedah ulang sedan 4 pintu tersebut menjadi lebih elegan dan manarik dipandang mata untuk turut bergaya meramaikan Autoblackthrough Surabaya 2011 (25-26/6). Dimulai dari ubahan pada sektor mesin. Pada area dapur pacu ini, Erfan melakukan pergantian mesin standar dengan mesin berteknologi MST (Mechanical Sport Technic) built-on dari BMW Jerman. Pergantian mesin ini sontak meningkatkan kapasitas mesin dari 3000cc menjadi 3500cc. Di bagian ekterior, body mengalami perombakan total dari sebelumnya bergaya M39 menjadi M60. Selama kurang lebih dua tahun dalam melakukan perombakan mobil ini dan mengalami beberapa kali perubahan konsep, akhirnya Erfan dan sang ayah memutuskan untuk menggunakan bahan full plat pada seluruh body mobil tanpa unsur fiber sama sekali kecuali pada bagian bumper, roof spoiler dan ducktail. Selain perubahan pada mesin dan body, cat pada mobil BMW ini pun berubah. " Untuk cat saya menggunakan merk SPIES HECKER dengan pilihan warna "Magic Black" yang terlihat berwarna hitam pada malam hari dan coklat pada siang harinya " kata Erfan menjelaskan. Semua tahap pengecatan ditambahkan Erfan lagi dilakukan dengan menggunakan system oven. Selain itu,ubahan eksterior juga dilakukan pada bagian velg dan knalpot. Velg menggunakan ring berukuran 22 inci full chrome merk VIP STATUS dengan tipe Myrtle Devias terbaru. Dan pada knalpot menggunakan full system dari header, center pipe dan variasi pada ujung knalpot full chrome merk D.A.D. Setelah melakukan perubahan pada bagian eksterior, bagian interior juga terkena perombakan. Niuansa elegan dan eksklusif langusung terasa ketika melihat bagian dalam mobil BMW ini. Pertama ialah bagian dashboard, konsep elegan hasil perpaduan mobil Jepang dan Eropa dengan tambahan sebuah minibar modifikasi model garson berbahan akrilik dan penambahan bulu-bulu lembut diatas dashboard dan tambahan aksesoris dari garson berupa pernak-pernik Swarovski pada lubang ac. Pada bagian door trim, jok, plafon dan lantai diganti secara keseluruhan menggunakan bahan dari MBTech, yang menambah kesan elegan pada mobil ini. Untuk stir sendiri, stir asli BMW E36 dipotong dan diganti dengan wood panel yang di bekleed dengan bahan MBTech dan tambahan berupa tombol-tombol dari bahan kevlar dan diberi logo Crown Junction dari D.A.D. Semoga menjadi juara buat Erfan dan mobilnya di ajang ABT Surabaya kali ini. [ww/timBX]

Saturday, June 12, 2010

BMW Punya Teknologi Canggih Saat Menyalip

Apa yang anda perbuat jika berada di belakang mobil yang melaju lambat dan hanya mendapat celah pas-pasan untuk menyalip ? Yang muncul di pikiran anda tentu suatu keragu-raguan yang akhirnya malah bisa menimbulkan insiden. Menyikapi masalah ini, BMW punya jawaban sendiri. Pabrikan Jerman tersebut baru saja melansir gadget berteknologi tinggi yang disebut BMW Narrow-passage Assistant. Secara harafiah gadget ini berfungsi sebagai navigasi atau asisten pembantu pengemudi ketika hendak menyalip di sudut yang sempit. Teknologi di balik BMW Narrow-passage Assistant sebenarnya cukup sederhana. pada alat ini tertanam sebuah sistem komputer menggunakan berbagai sensor untuk menentukan apakah mobil bisa masuk ke dalam celah jalan yang sempit tanpa menggores cat atau menabrak mobil. Cara kerjanya, BMW Narrow-passage Assistant memperhitungkan, saat menghitung jarak lateral, tanda kuning jalan, pagar pengaman, hambatan dan bahkan kendaraan di jalur tetangga. Sistem ini diaktifkan bersamaan dengan sistem jalur keberangkatan peringatan, yang membantu itu orientasi terhadap tanda-tanda jalan kuning. Ini menghitung luas jalan, disebut oleh BMW ialah preSite dan clearance lateral sisi objek, jarak dinamakan BMW, Insite. Sedang Perhitungan dilakukan setelah informasi yang diterima dari sensor baik laser atau ultrasonik. Tergantung pada temuan dari sensor, asisten mengirimkan hasilnya ke sopir itu dengan menampilkan visual dan menasihati mereka apa yang harus dilakukan. Kedua, memahami preSite. PreSite berasal dari sistem yang dimaksudkan untuk menampilkan lebar efektif yang tersedia jalan, sebelum manuver mendahului. PreSite menampilkan clearance lateralis pada kedua sisi kiri dan kanan, mengirimkan tiga jenis pembacaan kembali ke sopir. Satu lingkaran berarti banyak ruang (0,5-1 meter), lingkaran 2 berarti ruang kecil (0.2 - 0,5 meter), sedangkan 3 lingkaran berarti itu akan menjadi sempit (di bawah 0,2 meter). Jika jarak ke bawah pembersihan keamanan, sistem akan mengirim peringatan tambahan melalui HUD. Ketiga ialah Insite, Setelah sopir menilai ia memiliki cukup ruang untuk menekan melalui, sistem pemantauan Insite kicks in Ini membuat pengemudi di jalur sepanjang manuver, dengan pemantauan jarak lateral. Menggunakan data yang berasal dari laser, sistem akan mengirimkan kembali informasi secara langsung melalui roda kemudi, serta melalui HUD. Keempati, Sensor. Ada dua jenis sensor yang digunakan oleh BMW Narrow-passage Assistant, yang sebagai kata, laser dan berbasis ultrasonik. Laser digunakan oleh sistem untuk memantau ruang di depan kendaraan, scanning untuk mobil-mobil lain, hambatan dan pagar pengaman. Laser bekerja di sebuah sudut balok horizontal dan 160 derajat satu vertikal sebesar 3,2 derajat. Mereka dapat memindai jalan depan untuk jarak sampai 100 meter. Sensor ultrasonik, di sisi lain, mengukur lateral clearance ke obyek. Mereka bekerja pada sudut 32 derajat horizontal dan vertikal dari 9,5 derajat. Mereka memiliki jangkauan hingga 5 meter, tergantung pada kecepatan dari mobil. BMW sendiri baru mengujikan gadget ini pada varian BMW X5 dan mengubah derajad mobil ini jadi sebuah SUV kompak. Walau masih banyak ditentang karena ketergantungan akan alat. Kegunaan sistem ini jelas, karena dapat membantu mengurangi stres pada kedua pengemudi yang tidak tahu di mana mobilnya seharusnya berada serta kerusakan mungkin untuk timbul akibat tabrakan kendaraan.[mot/ABT]